- Storyboard
Storyboard adalah suatu
sketsa gambar yang disusun secara berurutan sesuai naskah cerita. Dengan
storyboard maka pembuat cerita dapat menyampaikan ide cerita secara lebih mudah
kepada orang lain, karena dengan storyboard maka pembuat cerita dapat membuat
seseorang membayangkan suatu cerita mengikuti gambar-gambar yang sudah tersaji,
sehingga dapat menghasilkan persepsi yang sama dengan ide cerita yang di buat.
Storyboard juga dapat di artikan sebagai naskah yang di sajikan dalam bentuk
sketsa gambar yang berurutan, berguna untuk memudahkan pembuatan alur cerita
maupun pengambilan gambar.
Sejarah singkatnya,
pada tahun 1933 untuk pertama kalinya seorang animator yang bernama Webb Smith
membuat storyboard. Ide ini berasal dari gambar-gambar yang terpisah yang
disusun di papan buletin untuk membuat suatu alur cerita.
Alasan-alasan penggunan
soryboard misalnya
- Dapat memudahkan sebelum membuat suatu film, animasi, video pendek, dll.
- Digunakan untuk mengingatkan animator menganai alur cerita.
- Digunakan supaya memudahkan pembaca dalam memahami alur cerita.
- Stop Motion Animation / Claymation
Dikenal juga dengan
sebutan claymation, tekhnik pembuatan animasi ini di temukan oleh Blakton
sekitar tahun 1906. Menggunakan clay (tanah liat) sebagai objeknya. Teknik
animasi clay sering digunakan dalam menghasilkan suatu visual efek untuk
film-film pada tahun 1950-1960an. Salah satu contoh film yang menggunakan
teknik clay misalnya seperti pada film Chicken Run, dan Shaun the sheep. Tentu
yang di gunakan bukanlah tanah liat biasa, tapi umumnya menggunakan palasticin
yaitu suatu bahan yang lentur/elastis.
Pada awalnya animasi
bukanlah video, melainkan kumpulan gambar yang berurutan, sehingga membentuk
sebuah video. Stop Motion adalah teknik membuat animasi atau film dari
potongan-potongan gambar yang dibuat seolah-olah menjadi berhubungan satu sama
lain, sehingga membentuk suatu gerakan atau cerita. Berdasarkan teknik
pembuatannya, selain limited animation dan CGI (Computer Generated Imagery),
teknik stop motion sebenarnya tergolong paling kuno dan sangat sederhana.
Stopmotion animation sering pula disebut claymation karena dalam
perkembangannya, jenis animasi ini sering menggunakan clay (tanah liat) sebagai
obyek yang digerakkan. Jenis animasi ini menggabungkan unsur fotografi dan
gerak. Bagi orang yang tidak bisa menggambar namun memahami prinsip animasi maka
bisa membuat animasi dengan teknik stopmotion karena yang diperlukan hanya memotret obyek secara berurutan dan teratur.
Perkembangan stop
motion di Indonesia memang
masih jarang. Karena teknik animasi stop motion ini membutuhkan
kesabaran khusus, namun animasi stop motion ini memiliki ciri
dan gerakan yang unik sehingga memberikan sensasi animasi yang menarik. Untuk
proses pembuatan video stop motion yang dibutuhkan
adalah:
·
Ide cerita dan kreatifitas
·
Kamera (baik kamera pocket, kamera SLR, Handycam, dll)
·
Tripod, tripod digunakan untuk
menjaga kestablian kamera
·
Software computer
Sumber:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar