- Konsep dasar : mencangkup bisnis , teknis, dan manajerial berbagai komponen dan peranan layanan SI.
- Teknologi Informasi : pengembangan dan berbagai isu manajemen (hardware, software, jaringan)
- Aplikasi bisnis : penggunaan utama nya untuk operasi , manajemen, dan keunggulan kompetitif.
- Proses pengembangan : bagaimana para praktisi dan pakar informasi merencanakan, mengembangkan, dan mengimplementasikan sistem informasi untuk peluang bisnis.
- Tantangan manajemen : untuk secra efektif dan etis mengelola teknologi pada tingkat pemakai akhir.
Contoh kerangka kerja dari Manajemen
Layanan Sistem Informasi adalah sistem pengelolaan data karyawan dan penggajian
pada sebuah perusahaan manufaktur, atau biasa disebut Human Resources
Information System (HRIS). Software HRIS tersebut biasanya melakukan proses
penyimpanan database karyawan dalam sebuah perusahaan. Dari mulai karyawan
tersebut di-hire sebagai karyawan sampai dengan karyawan tersebut resign.
Manajemen Layanan Sistem Informasi pada HRIS terletak pada proses penginputan
data oleh Admin dan juga transaksi-transaksi yang dilakukan secara online oleh
karyawan itu sendiri.
Proses Penginputan data oleh Admin
biasanya berupa data personal karyawan, gaji, serta data lainnya sesuai
kebutuhan masing-masing perusahaan. Transaksi-transaksi yang dilakukan oleh
karyawan biasanya berupa permohonan cuti, overtime, atau yang berhubungan
dengan Finance, seperti claim medical reimbursement, expenses, dan lain
sebagainya.
Proses otomatisasi tersebut dapat mengurangi
kemungkinan human error juga mempercepat proses dengan mengurangi risiko
tercecernya dokumen pendukung.
Kerangka kerja (framework) yang dianggap
dapat memberikan contoh penerapan ITSM diantaranya:
- Information Technology Infrastructure Library (ITIL)
ITIL atau Information Technology Infrastructure
Library adalah suatu rangkaian dengan konsep dan teknik pengelolaan
infrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi (TI). ITIL
diterbitkan dalam suatu rangkaian buku yang masing-masing membahas suatu topik
pengelolaan (TI). Nama ITIL dan IT Infrastructure Library merupakan merek
dagang terdaftar dari Office of Government Commerce (OGC) Britania Raya.
- Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT)
COBIT (Control Objectives for Information and
Related Technology) merupakan audit sistem informasi dan dasar pengendalian
yang dibuat olehInformation Systems Audit and Control Association (ISACA) dan
IT Governance Institute (ITGI) pada tahun 1992.
- Software Maintenance Maturity Model
- PRM-IT IBM's Process Reference Model for IT
- Application Services Library (ASL)
Aplikasi
Layanan Perpustakaan (ASL) adalah kerangka kerja domain publik dari praktik
terbaik yang digunakan untuk standarisasi proses dalam Aplikasi Manajemen,
disiplin memproduksi dan memelihara sistem informasi dan aplikasi. Istilah
“perpustakaan” digunakan karena ASL disajikan sebagai satu set buku yang
menggambarkan praktek-praktek terbaik dari industri TI. Hal ini dijelaskan
dalam beberapa buku dan artikel (banyak dari mereka hanya tersedia dalam bahasa
Belanda) dan di situs resmi ASL BiSL Foundation.
- Business Information Services Library (BISL)
BiSL
adalah standar domain publik sejak tahun 2005, diatur oleh Lembaga ASL BiSL
(sebelumnya Lembaga ASL). Kerangka kerja ini menggambarkan standar untuk proses
dalam manajemen informasi bisnis di strategi, manajemen dan operasi tingkat.
[1] BiSL berkaitan erat dengan ITIL dan ASL kerangka, namun perbedaan utama
antara kerangka kerja ini adalah bahwa ITIL dan ASL fokus pada pasokan sisi
informasi (tujuan organisasi TI), sedangkan BiSL berfokus pada sisi permintaan
(yang timbul dari organisasi pengguna akhir)
- Microsoft Operations Framework (MOF)
Microsoft
Operations Framework (MOF) 4.0 adalah serangkaian panduan yang bertujuan
membantu teknologi informasi (TI) profesional menetapkan dan menerapkan layanan
yang handal dan hemat biaya.
- eSourcing Capability Model for Service Providers (eSCM-SP) dan eSourcing Capability Model for Client Organizations (eSCM-CL) dari ITSqc for Sourcing Management.
eSourcing
Capability Model for Service Providers
(eSCM-SP) adalah suatu kerangka kerja yang dikembangkan oleh ITSqc di Carnegie
Mellon University. eSCM-SP adalah “praktek terbaik” model kemampuan dengan tiga
tujuan :
- Untuk memberikan penyedia layanan bimbingan yang akan membantu mereka meningkatkan kemampuan mereka di seluruh sourcing siklus hidup
- Untuk menyediakan klien dengan cara yang obyektif mengevaluasi kemampuan penyedia layanan
- Untuk menawarkan penyedia layanan standar untuk digunakan saat membedakan diri dari pesaing.
Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/ITSM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar