Jumat, 08 Januari 2010

Gigitan Komodo

Komodo (Varamus komodoensis Ouwen) merupakan kadal terbesar di dunia. Komodo dapat dijumpai di kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Penduduk yang tinggal di sekitar Pulau Komodo menyebut binatang ini ora. Makhluk langka ini menarik perhatian wisatawan, baik lokal maupun asing.

Tercatat sebagai reptil terbesar di dunia yang masih bertahan hidup hingga kini, gigitan Komodo ternyata tak lebih kuat dari seekor kucing. Meski demikian, gigitannya sangat mematikan dan sanggup menaklukkan mangsa yag lebih besar dari tubuhnya.

"Gigitannya sungguh sangat lemah untuk reptil sebesar itu, lebih lemah dari rata-rata gigitan kucing rumah," ujar Stephen Wroe, dari Universitas New South Wales, Australia yang melaporkan hasil penelitiannya dalam Journal of Anatomy edisi terbaru. Kesimpulannya diambil setelah mempelajari struktur tulang komodo dari spesiesm yang tersimpan di Museum Australia, Sydney.

Menggunakan model simulasi komputer, Wroe dapat mengukur kekuatan dan fungsi bagian-bagain tulang di sekitar mulut yang berperan saat menerkam mangsa. Menurutnya, jika komodo benar-benar mengunyah makanan dengan kuat-kuat seperti seekor buaya, tulang tengkoraknya malah bisa hancur sebab beberap ruas rulang seperti spons.

Kekuatan gigitannya bukan pada daya cengkeram, melainkan gigi-giginya yang tajam, otot leher yang kuat, dan ruang dalam mulut yang besar untuk menahan tubuh mangsanya.

Sekali gigit, mangsanya dijamin cedera parah, segera kehabisan darah, dan mati lemas karena gigi yang tajam. Apalagi didukung tulang rahang yang elastis seperti ular sehingga dapat memperbesar ruang terkaman. Struktur yang demikian menyebabkan komodo dapat melakukan kombinasi menggigit dan menarik saat memangsa sehingga mengatasi perlawanan dari mangsanya. Dengan metode penaklukkan yang disebut 'memangsa secara inersia' ini, komodo dapat menaklukkan hewan lebih besar, misalnya kerbau.

Komodo merupakan salah satu hewan paling dilindungi karena hanya dapat ditemukan secara alami di Pulau Komodo dan Flores. Seekor komodo dapat tumbuh hingga sepanjang 3 meter. JUmlahnya di alam tinggal tersisa antara 4000-5000 ekor.

Sumber: http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/20/16034978/gigitan.komodo.selemah.kucing

Protes terhadap Ijin Penangkapan Komodo

Labuan Bajo, NTT - Pemerhati lingkungan Flores, Rofino Kant, protes keras terhadap dugaan telah dikeluarkannya Keputusan Departemen Kehutanan (Dephut) RI terbaru yang disinyalir memberi izin kepada pihak tertentu untuk menangkap Varanus komodoensis (Komodo), khususnya yang berhabitat asli di Cagar Alam Wae Wuul, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), karena bisa mengancam keberadaan binatang purba di Cagar Alam itu.

Menurut Kant, diduga Keputusan Dephut RI terbaru yang bernomor SK.384/2009 itu memberi izin kepada pihak tertentu untuk menangkap Komodo (Varanus komodoensis) yang dilindungi Undang-Undang di wilayah kerja Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di kawasan Cagar Alam Wae Wuul, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Mabar, dengan alasan demi kepentingan pemurnian genetik.

Jumlah Komodo yang ditangkap itu sekitar 10 ekor: 5 jantan dan 5 betina. “Karenanya, bersama ini, saya selaku pemerhati lingkungan Flores menyampaikan protes keras agar Dephut segera membatalkan SK dimaksud,” tegasnya.

Alasannya karena sejauh yang dia tahu Komodo cuma terdapat di Flores dan di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) yang juga masuk wilayah Kabupaten Mabar dan bagian dari Flores-NTT. Kemudian, kawasan konservasi yang berada di bawah wewenang BKSDA NTT yang ada Komodonya hanya di kawasan konservasi Alam Wae Wuul, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Mabar.

Juga menurut penelitian terbaru bahwa Komodo yang terdapat di Wae Wuul hanya sisa 12 ekor saja. Sehingga, kalau ditangkap 10 ekor, 5 jantan dan 5 betina, berarti sekarang tinggal 2 ekor saja. Pertanyaan-pertanyaan logisnya, lanjut Kant, kalau speciment Komodo saja yang diperlukan, kenapa tidak diambil dari kebun binatang saja? Karena di sana ditengarai populasi Komodo berlebihan, seperti misalnya di kebun binatang Gembira Loka dan di Kebun Binatang Surabaya, Wonokromo, serta Taman Safari, ujarnya menambahkan.

Sumber: http://nttonlinenews.com/ntt/index.php?view=article&id=4068:protes-keputusan-dephut-beri-ijin-pihak-tertentu-tangkap-komodo&option=com_content&Itemid=57

Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo terdiri dari tiga buah pulau besar yaitu pulau Komodo, pulau Rinca dan pulau Padar serta 26 buah pulau besar/kecil lainnya. Sebanyak 11 buah gunung/bukit yang ada di Taman Nasional Komodo dengan puncak tertinggi yaitu Gunung Satalibo (± 735 meter dpl).

Keadaan alam yang kering dan gersang menjadikan suatu keunikan tersendiri. Adanya padang savana yang luas, sumber air yang terbatas dan suhu yang cukup panas; ternyata merupakan habitat yang disenangi oleh sejenis binatang purba Komodo (Varanus komodoensis).

Sebagian besar taman nasional ini merupakan savana dengan pohon lontar (Borassus flabellifer) yang paling dominan dan khas. Beberapa tumbuhan yang ada di Taman Nasional Komodo antara lain rotan (Calamus sp.), bambu (Bambusa sp.), asam (Tamarindus indica), kepuh (Sterculia foetida), bidara (Ziziphus jujuba), dan bakau (Rhizophorasp.)

Taman Nasional Komodo terdiri dari tiga buah pulau besar yaitu pulau Komodo, pulau Rinca dan pulau Padar serta 26 buah pulau besar/kecil lainnya. Sebanyak 11 buah gunung/bukit yang ada di Taman Nasional Komodo dengan puncak tertinggi yaitu Gunung Satalibo (± 735 meter dpl).

Keadaan alam yang kering dan gersang menjadikan suatu keunikan tersendiri. Adanya padang savana yang luas, sumber air yang terbatas dan suhu yang cukup panas; ternyata merupakan habitat yang disenangi oleh sejenis binatang purba Komodo (Varanus komodoensis).

Sebagian besar taman nasional ini merupakan savana dengan pohon lontar (Borassus flabellifer) yang paling dominan dan khas. Beberapa tumbuhan yang ada di Taman Nasional Komodo antara lain rotan (Calamus sp.), bambu (Bambusa sp.), asam (Tamarindus indica), kepuh (Sterculia foetida), bidara (Ziziphus jujuba), dan bakau (Rhizophorasp.)

Wisatawan paling banyak mengunjungi Taman Nasional Komodo adalah wisatawan mancanegara, dimana mereka menyebut taman nasional ini dengan julukan “dunia tersendiri”. Sejauh mata memandang terlihat lapangan terbuka dengan beberapa pohon lontar yang tegak menjulang ke langit dilatarbelakangi rangkaian pegunungan, kesan gersang dan tandus pada padang savana tetapi riuh oleh beberapa suara burung dan kuda liar, reptil raksasa. Berenang dan mandi di bawah teriknya matahari dan birunya air laut Flores; merupakan dunia tersendiri dan pengalaman yang tidak terlupakan oleh para wisatawan.


Sumber: http://www.dephut.go.id/INFORMASI/TN%20INDO-ENGLISH/tn_komodo.htm

Sejarah Facebook

Saat ini ada sekitar 175 juta profil aktif di situs Facebook dan setiap profil rata-rata memiliki 120 teman. Durasi pengaksesan profil berjumlah sekitar 3 miliar menit/hari dan lebih dari 18 juta pengguna meng-update profilnya setiap hari. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Student Monitor, Facebook termasuk dalam jajaran benda/hal kedua yang diingini oleh para pelajar/mahasiswa di AS setelah Ipod.


Tepatnya pada tanggal 4 Februari 2004, Zuckerberg membuat sebuah situs baru bernama “The Facebook” yang beralamat URL: http://www.thefacebook.com.

Saat pertama kali diluncurkan “The Facebook” hanya terbatas di kalangan kampus Harvard saja. Dan sungguh menakjubkan! Dalam waktu satu bulan para penggunanya sudah mencakup lebih dari setengah jumlah mahasiswa Harvard saat itu. Selanjutnya, sejumlah rekan Zuckerberg turut bergabung memperkuat tim thefacebook.com. Mereka adalah Eduardo Saverin (analis usaha), Dustin Moskovitz (programmer), Andrew McCollum (desainer grafis), dan Chris Hughes.


Bulan maret 2004, thefacebook.com mulai merambah ke beberapa kampus lain di kota Boston, AS dan juga ke sejumlah kampus ternama seperti Stanford, Columbia, Yale, dan Ivy League. Tak butuh waktu lama, situs ini telah tersebar penggunaannya di hampir semua kampus di AS dan Kanada. Bulan Juni 2004, Zuckerberg, McCollum dan Moskovitz memindahkan markas ke Palo Alto, California. Di sini mereka turut dibantu juga oleh Adam D’Angelo dan Sean Parker.


Pertengahan 2004, thefacebook.com mendapat investasi pertamanya dari salah seorang pendiri PayPal, Pieter Thiel.

Bulan Mei 2005, thefacebook.com mendapat suntikan dana segar hasil join venture dengan Accel Partners. Tanggal 23 Agustus 2005, thefacebook secara resmi membeli nama domain mereka dari Aboutface.com seharga USD 200.000 dan sejak saat itu penggalan frase “the” tidak dipakai lagi sehingga nama mereka resmi menjadi facebook.com.


Pada tahun 2005 ini juga, facebook telah memperluas jangkauan pengguna ke kalangan pelajar SMA. Masih di tahun yang sama, sejumlah universitas di Meksiko, Inggris Raya, Australia dan Selandia Baru juga sudah bisa menikmati jaringan Facebook.


Awal tahun 2006, Facebook diisukan akan diakuisisi oleh sebuah perusahaan dengan harga USD 750 juta, bahkan tawarannya melonjak hingga USD 2 miliar. Namun kabar ini tak terbukti. Pada bulan April 2006, Facebook mendapat suntikan dana segar USD 25 juta hasil investasi dari Peter Thiel, Greylock Partners, dan Meritech Capital Partners. Bulan Mei tahun yang sama Facebook mulai merambah benua Asia melalui India. Di pertengahan tahun, gilliran Israel dan Jerman. Akhirnya pada 11 September 2006, Facebook merubah status registrasinya menjadi “free to join” bagi semua pemilik alamat email valid di seluruh dunia.


Bulan September 2007, Microsoft mengumumkan telah membeli 1,6% saham Facebook senilai USD 15 miliar. Dalam pengambilan saham ini juga tercakup kesepakatan bahwa Microsoft memiliki hak untuk memasang iklan mereka di Facebook. Melihat langkah ini sejumlah pemain raksasa lain seperti Google, Viacom, Friendster juga mengungkapkan minat mereka untuk berinvestasi di Facebook. Sebelumnya di tahun 2006, Yahoo! telah menawarkan tawaran akuisisi senilai USD 1 miliar. November 2007, seorang miliuner Hongkong Li Ka-shing menanam investasi senilai USD 60 juta di Facebook.


Pada Agustus 2008, majalah Business Week melaporkan sejumlah pihak lain telah ikut menanamkan saham di Facebook sehingga diperkirakan nilai Facebook berkisar antara USD 3.75 miliar sampai USD 5 miliar.



Sumber: http://idpelajar.com/internet/sejarah-facebook/

Fungsi Jejaring Sosial

TAK hanya memiliki fungsi sebagai media interaksi sosial, situs-situs jejaring sosial punya fungsi sebagai media komunikasi tanpa batas. Tak ayal, membuat kaum muda keranjingan berinteraksi dan mengekspresikan diri lewat ajang ini.


Fakta ini juga tak luput dari kelebihan online yang menjadi wadah komunikasi dua arah secara cepat. Sehingga tanpa disadari, mendorong terjadinya interaksi antara kedua belah pihak.

Beberapa situs situs jejaring sosial yang kini tengah populer di kalangan insan muda adalah Facebook, Twitter, situs video sharing seperti Youtube, Blogs, dan lainnya.

Blog dapat dimanfaatkan sebagai alat menumpulkan data-data dalam proses pembelajaran.


Blog memiliki banyak nilai positifnya, juga tetap memiliki sisi negatif. Salah satunya, dapat memancing SARA (suku, agama, ras, antargolongan) atau memuat segala sesuatu yang berbau pornografi.


Jejaring sosial biasa digunakan dengan berbagai tujuan, mulai dari yang sekadar reunian dengan teman lama, hingga social games.


Namun kesalahan fatal bisa terjadi, ketika "tangan jahil" mencoba merusaknya, hal ini juga disebabkan Anda sendiri yang lupa log out.


Sumber: http://lifestyle.okezone.com/konsultasi/read/2009/10/09/29/264261/cara-aman-ekspresikan-diri-lewat-jejaring-sosial

Awal Lahirnya Facebook

Sekarang ini Facebook semakin popular dikalangan masyarakat umum, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja namun juga sampai para blogger. Facebook adalah situs jaringan sosial para anggotanya untuk melakukan komunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Anggota punya kemudahan untuk dapat menambahkan teman, mengirim pesan, dan memperbarui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang aktifitas dirinya.

Mark Zuckerberg meluncurkan Facebook pertama kali pada tanggal 4 Februari 2004 sebagai media untuk saling mengenal bagi para mahasiswa Harvard. Saat itu dalam waktu dua minggu setelah peluncuran, separuh dari mahasiswa Harvard telah mendaftar dan memiliki account di Facebook. Kemudian beberapa kampus lain di sekitar Harvard pun bergabung dalam jaringan Facebook.

Zuckerberg akhirnya meminta bantuan dua temannya untuk membantu mengembangkan Facebook untuk dapat memenuhi permintaan kampus-kampus lain bergabung dalam jaringannya. Sekitar 4 bulan kemudian Facebook telah memiliki jaringan di 30 kampus. Maka dengan kesuksesannya tersebut, Zuckerberg beserta dua orang temannya memutuskan untuk pindah ke Palo Alto dan menyewa sebuah apartemen di sana.

Beberapa minggu di Palo Alto. Zuckerberg berhasil bertemu dengan Sean Parker (cofounder Napster), akhirnya Parker pun setuju pindah ke apartemen Facebook untuk bekerja sama mengembangkan Facebook. Kemudian Parker berhasil mendapatkan Peter Thiel (cofounder Paypal) sebagai investor pertamanya. Thiel menginvestasikan 500 ribu US Dollar untuk pengembangan Facebook ini.

Jumlah member yang memiliki account di Facebook terus naik drastis, sehingga pada pertengahan 2004 Friendster mengajukan tawaran kepada Zuckerberg untuk membeli Facebook dengan harga 10 juta US Dollar, pada saat itu Zuckerberg pun menolaknya. Tak lama setelah itu Facebook menerima sokongan dana lagi sebesar 12.7 jutaUS Dollar dari Accel Partners, disusul kemudian berbagai investor terus mengalir untuk pengembangan Facebook.

Akhir 2005 Facebook pun membuka jaringannya untuk para siswa SMU. Kemudian untuk para pekerja kantoran, dan pada akhirnya pada September 2006 Facebook membuka pendaftaran untuk siapa saja yang berminat dan memiliki alamat e-mail.

Kemudian perkembangan lanjutannya tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi perkembangan Facebook. Pada tahun 2007, Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Rata-rata user menghabiskan waktu sekitar 19 menit perhari untuk melakukan berbagai aktifitas di Facebook.


Sumber: http://www.carabikin.com/bisnis-internet/facebook-bisnis-internet/sejarah-lahirnya-facebook.html

Efek Pembatikan

Warna-warni pencelupan kain pada batik dapat diperindah lagi dengan memberi efek-efek pewarnaan tertentu. Pemberian efek dilakukan setelah kain diangkat dari celupan dan hendak dikeringkan. Di antara efek-efek pembatikan adalah sebagai berikut :

Efek Air

Efek yang paling sederhana adalah efek air. Untuk menguasainya anda perlu berlatih agar mahir. Pemberian efek air dkikerjakan sewaktu kain diangkat dari celupan dank an dikeringkan. Celupan tidak boleh terlalu kering karena tidak akan menghasilkan efeknya, sedangkan bila celupan terlalu basah maka air akan bercampur dengan warna celupan.

Efek air dibuat dibuat dengan cara meneteskan iar atau mengusapkannya pada kain batik. Bagian kain yang terkena air akan menimbulkan warna pupus. Efek air cocok untuk menimbulkan kesan seperti awan putih di langit. Contoh efek air seperti gambar di bawah ini.

Penggaraman

Efek pengggaraman dilakukan dengan cara menaburkan garam pada kain batik yang masih basah dari celupan. Garam akan menyerap warna celupan pada bagian kain yang terkena garam tetapi tidak menyerap di sekitarnya. Berbagai jenis garam ukuran garam dapat digunakan uuntuk menimbulkan efek penggaraman, seperti garam dapur yang halus, garam kasar atau campuran dari keduanya.

Setelah penaburan garam, kain harus dikeringkan terlebih dulu sebelum menghilangkan garam yang menempel pada kain. Bila kain masih basah maka celupan warna di sekitar lokasi penaburan garam dapat diserap oleh serat kain dapat sehingga efek penggaraman tidk sempurna. Contoh hasil dari efek penggaraman seperti gambar berikut ini.

Retakan

Efek retakan ditemukan secara tak sengaja ketika menggunakan bahan kain yang tidak sempurna kerapatan benangnya, yakni ada yang longgar dan rapat. Pada serat yanglebih rapat, lapisan lilin tidak sempurna menutupi kain maka setelah dicelup pewarna akan timbul kesan seperti retakan pada serat kain.

Untuk menimbulkan kesan retakan pada bahan kain normal dilakukan dengan cara melapisi lilin dua kali pada bgain yang dikehendaki lalu dinginkan kain pada lemari es untuk mengeraskan lapisan lilin. Setelah lilin mengeras, lapisan lilin dapat ditarik lepas, sehingga lilin retak kemudian bahan dicelup ke pewarna dan efek retakan akan timbul seperti contoh di bawah ini.


Sumber: http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=315&fname=all.htm

Persiapan Membuat Batik

Alat dan Bahan

Peralatan membatik sangat sederhana dan pada umumnya mudah didapatkan di sekitar rumah kita. Beberapa alat dapat digantikan oleh alat lain yang memiliki fungsi sama. Adapun canting bisa dibeli dengan harga murah.
Adapun bahan dan peralatan yang perlu dipersiapkan untuk membatik adalah :

  1. Bahan –bahan
    1. Kain
    2. Lilin malam
    3. Pewarna kain
  2. Alat
    1. Pensil
    2. Canting
    3. Cap
    4. Anglo / Pemanas
    5. Wajan
    6. Bingkai
    7. Tong / Ember pencelupan

Proses Pembuatan

Proses pembuatan batik dapat diuraikan atas beberapa langkah sebagai berikut :

  1. Persiapan
  2. Pelapisan Lilin
  3. Pencelupan
  4. Penyelesaian

Sumber: http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=315&fname=all.htm

Jenis Batik

Menurut motifnya, batik dibedakan atas :

1. Batik Tradisional, dengan motif dan warna yang baku mengikuti tradisi


(www.serves.com/aberges)


2. Batik Modern, motif dan warnanya bebas sesuai kreasi pembuatnya

(www.serves.com/aberges)

Menurut teknik pembuatan motifnya, batik dapat dibedakan atas :

1. Batik Tulis, motif dibentuk dengan tangan memakai alat yang disebut canting

(www.expat.or.id)

2. Batik Cap, motif dibentuk menggunakan “cap” yang berlaku seperti ”stempel” pada kain



(www.expat.or.id)




Sumber: http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=315&fname=all.htm







Selasa, 05 Januari 2010

Dampak Positif Hak Paten Batik Indonesia

Desa Klampar, Kecamatan Proppo, Pamekasan – perajin yang sekaligus pengusaha batik tulis Madura dibanjiri pesanan pasca pengakuan dari Badan PBB yang membidangi Pendidikan Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO), terhadap batik sebagai warisan pusaka budaya dunia.

Setelah adanya pengakuan terhadap batik, hampir semua institusi pemerintah, baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat provinsi mewajibkan pegawainya memakai batik.

Hal itu berpengaruh terhadap penjualan batik. Hampir semua perajin batik yang ada di wilayah Kecamatan Proppo dibanjiri pesanan.

Ada perajin yang terpaksa menambah karyawan dari sebelumnya hanya sebanyak 300 orang, kini menjadi 560 orang.

Tidak hanya itu, omzet penjulan juga meningkat. Biasanya dalam setahun omzet penjualan batik para perajin maksimal hanya Rp1 miliar, namun saat ini sudah mencapai Rp2,5 miliar lebih.

Jenis motif batik tulis yang paling banyak diminati pembeli, ialah motif "liris". Motif ini merupakan ciri khas motif batik tulis yang ada di Desa Klampar, sebagaimana batik tulis motif "gentong" di Desa Tanjung Bumi, Bangkalan.

Hanya saja, harga motif batik "liris" tersebut jauh lebih mahal dibanding motif batik tulis pada umumnya, seperti motif "karmangkok" ataupun motif "karpote" karena prosesnya membutuhkan waktu yang lama, yakni antara 6 hingga 9 bulan. Harganya juga jauh lebih mahal, yakni antara Rp3 juta hingga Rp5 juta.


Sumber: http://www.antaranews.com/berita/1260628516/pesanan-batik-tulis-membludak-pascapengakuan-unesco

Hak Paten Batik Indonesia

Keberadaan batik Indonesia tetap tak terhalangi masuk nominasi Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda untuk Kemanusiaan UNESCO (Representative List of Intangible Cultural Heritage-Unesco) sekalipun Malaysia telah mematenkan batik. Sebelumnya kebudayaan Indonesia yang lain juga telah diakui oleh UNESCO, yaitu Wayang pada tahun 2003 dan Keris pada tahun 2005.

Sejak 2008, pemerintah telah melakukan penelitian lapangan dan melibatkan komunitas serta ahli batik di 19 provinsi di Indonesia untuk menominasikan batik sebagai warisan budaya tak benda kemanusiaan dari UNESCO.

Sekretariat Warisan Budaya Takbenda UNESCO menyebutkan bahwa berkas nominasi Batik Indonesia telah lengkap dan selanjutnya menunggu hasil evaluasi Subsidiary Body yang bertemu dalam sidang tertutup di Paris pada 11-15 Mei 2009 lalu.

Draf keputusan dari hasil sidang tersebut dibahas pada sidang ke-4 Intergovernmental Committee (IGC)-UNESCO yang dilaksanakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, tanggal 28 September sampai dengan 2 Oktober 2009 yang lalu.

Pada 2 Oktober 2009, UNESCO secara resmi mengukuhkan batik Indonesia dalam daftar representatif Budaya Tak Benda Warisan Manusia. Pengukuhan tersebut dilaksanakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada pukul 20.00 WIB, dan Presiden SBY akan mendeklarasikannya secara resmi pada pukul 21.00 WIB.

Jumat (2/10), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghimbau agar seluruh masyarakat Indonesia mengenakan batik sebagai bentuk rasa syukur atas pengakuan UNESCO serta dunia terhadap batik adalah secara resmi warisan budaya bangsa Indonesia ini.

Sudah sepatutnya, batik Indonesia harus dilindungi, dihidupkan dan dikembangkan kembali untuk generasi masa kini dan mendatang secara berkesinambungan.


Sumber: http://www.kompas-tv.com/content/view/18006/2/