Senin, 28 Oktober 2019

2.4 Teknologi Smartphone dalam penerapan Inovasi Sistem Infromasi dan Teknologi Informasi Modern serta Contohnya

Gambar 1. Perkembangan Smartphone

Ponsel cerdas [butuh rujukan] atau smartphone adalah telepon genggam yang mempunyai kemampuan dengan pengunaan dan fungsi yang menyerupai komputer. Belum ada standar pabrik yang menentukan arti ponsel cerdas. Bagi beberapa orang, ponsel cerdas merupakan telepon yang bekerja menggunakan seluruh perangkat lunak sistem operasi yang menyediakan hubungan standar dan mendasar bagi pengembang aplikasi. Bagi yang lainnya, ponsel cerdas hanyalah merupakan sebuah telepon yang menyajikan fitur canggih seperti surel (surat elektronik), internet dan kemampuan membaca buku elektronik (e-book) atau terdapat papan ketik (baik sebagaimana jadi maupun dihubung keluar) dan penyambung VGA. Dengan kata lain, ponsel cerdas merupakan komputer kecil yang mempunyai kemampuan sebuah telepon.

Pertumbuhan permintaan akan alat canggih yang mudah dibawa ke mana-mana membuat kemajuan besar dalam pemroses, memori, layar, dan sistem operasi yang di luar dari jalur telepon genggam sejak beberapa tahun ini.

Kebanyakan alat yang dikategorikan sebagai ponsel cerdas menggunakan sistem operasi yang berbeda. Dalam hal fitur, kebanyakan ponsel cerdas mendukung sepenuhnya fasilitas surel dengan fungsi pengatur personal yang lengkap. Fungsi lainnya dapat menyertakan miniatur papan ketik QWERTY, layar sentuh atau D-pad, kamera, pengaturan daftar nama, penghitung kecepatan, navigasi peranti lunak dan keras, kemampuan membaca dokumen bisnis, pemutar musik, penjelajah foto dan melihat klip video, penjelajah internet, atau hanya sekadar akses aman untuk membuka surel perusahaan, seperti yang ditawarkan oleh BlackBerry. Fitur yang paling sering ditemukan dalam ponsel cerdas adalah kemampuannya menyimpan daftar nama sebanyak mungkin, tidak seperti telepon genggam biasa yang mempunyai batasan maksimum penyimpanan daftar nama.

Sistem operasi yang dapat ditemukan di ponsel cerdas adalah Symbian OS, iOS, RIM BlackBerry, Windows Mobile, Linux, Palm, WebOS, dan Android. Android dan WebOS dibuat oleh Linux, dan iOS dibuat oleh BSD dan sistem operasi NeXTSTEP berhubungan dengan Unix.

Di zaman sekarang ini smartphone sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari hari yang tidak bisa lepas dari diri kita meskipun cuma 10 meter. Perkembangan smartphone pun bukan hanya dari software-nya saja, namun juga dari segi hardware.
Manfaat yang kita dapatkan dari perkembangan teknologi smartphone sudah sangat terasa. Hanya dengan beberapa sentuhan kita dapat dengan mudah mengakses semua kecanggihan teknologi dari smartphone ini.

Teknologi Smartphone yang berkembang pesat:
  • Wearable Device

Gambar 2. Wearable Device

Wearable Device alias gadget yang dikenakan di tubuh menjadi semakin populer di 2019.
Yang kami maksud Wearable Device adalah kacamata, gelang, dan smartwatch. Semua bisa disinkron dengan smartphone.
Di akhir 2019, para ahli memprediksi bahwa lebih dari 125 juta perangkat Wearable Device akan diluncurkan ke pasar. Bandingkan dengan tahun 2015 yang hanya 50 juta.
  • Biometrics

Gambar 3. Biometrics

Teknologi yang berkembang selanjutnya adalah biometrics, yang lebih sering kita kenal sebagai sensor fingerprint atau face unlock.
Tapi biometric sebenarnya bukan hanya sensor fingerprint atau face unlock. Biometric berarti teknologi yang bisa mengenali manusia berdasarkan manusia itu sendiri. Beberapa contohnya adalah:
  1. sensor suara
  2. sensor wajah
  3. sensor tandatangan
  4. sensor sidik jari
Ambil contoh fingerprint atau biasa disebut dengan sensor sidik jari. Sensor ini memiliki bentuk seperti lempengan yang berukuran 0.01 inci. Sangat tipis bukan? Ia akan bekerja sebagai pemindai sidik jari pemilik smartphone yang akan melindungi data-data penting di dalamnya
  • Wireless Charger

Gambar 4. Wireless Charger

Teknologi terbaru dari charger smartphone adalah wireless charging. Dengan teknologi ini smartphone akan terlihat lebih keren dan canggih karena baru beberapa jenis smartphone saja yang memiliki fitur ini.
Wireless charging menggunakan medan magnet untuk transfer energi dari charger ke smartphone melalui induksi elektromagnetik. Tidak perlu colok lagi, kamu hanya perlu meletakkan smartphone di Charging Pad, dan baterai akan terisi.
Wireless charger merupakan salah satu teknologi smartphone yang sedang berkembang pesat. Dalam waktu dekat katanya wireless charger ini akan bisa digunakan pada semua jenis smartphone, baik itu Android maupun iPhone. Jadi, buat kamu yang penasaran dengan teknologi wireless charger ini jangan sampai ketinggalan untuk mencobanya ya!


Sumber:

2.3 Teknologi Drone dalam Penerapan Inovasi Sistem Informasi dan Teknologi Modern serta Contohnya

Gambar 1. Drone

Teknologi Drone di Indonesia sudah sangat berkembang pesat saat ini, Karena sudah banyak sekali yang menggunakannya untuk keperluan apapun , tak terkecuali Banyak anggota militer dan pemerintah yang memanfaatkan alat canggih ini untuk menyelesaikan berbagai macam misi. Drone merupakan alat yang tepat sebagai ganti misi pesawat dengan awak yang sangat berisiko tinggi. Kita dapat gunakan drone sebagai alat fotografi jarak jauh, agar mendapat gambar yang maksimal.

"Drone" ini tersedia dalam berbagai ukuran dan konfigurasi rotor, tergantung pada apa yang mereka gunakan; mulai dari quadcopters mainan dalam bentuk mini dengan mudah bisa dikendalikan oleh tangan anda, hingga drone Racing FPV gila yang dapat terbang dengan kecepatan konyol, hingga Drone dalam kualitas besar semakin banyak digunakan dalam industri pembuatan film dan pertanian.

Mesin-mesin modern ini tidak seperti pesawat RC dan helikopter di masa lalu. Kemajuan teknologi sensor dalam bentuk kecil yang murah, yang dibawa pada saat era smartphone saat ini, hal ini telah membuka jalan bagi pesawat/ teknologi drone ini untuk menjadi lebih di sukai oleh Penggunannya.

Teknologi Drone Sebenarnya ada komputer kecil di dalam yang memperoleh semua jenis data dari berbagai sensor. Penerbangan sekarang sehalus mungkin, karena umpan balik dari sensor-sensor ini secara konstan membuat koreksi kecil dalam kecepatan rotor, menjaga orientasi kapal ke arah yang diinginkan. Beberapa dari mereka bahkan dapat terbang secara mandiri, mengikuti jalur penerbangan yang telah ditentukan melalui titik arah & GPS atau kembali ke titik peluncuran sendiri, jika terjadi kehilangan sinyal pemancar atau baterai lemah. Sebagian besar drone mampu waypoint dapat dikontrol dengan smartphone atau tablet yang menggunakan aplikasi dan google maps untuk menunjukkan posisi waktu nyata serta memprogram misi waypoint baru dengan cepat.

Teknologi Drone di Indonesia tentu memiliki beberapa model kelas atas sekarang menggabungkan sistem penghindaran rintangan & radar. Drone "pintar" ini tahu untuk bergerak di sekitar hal-hal yang menghalangi jalurnya selama fungsi seperti kembali untuk memulai dan mengikuti. Versi lain memiliki sistem visi. Kamera kecil dan sensor sonar berfungsi untuk menahan posisi dan ketinggian drone, tanpa bantuan GPS - fungsionalitas yang memungkinkan penerbangan dalam ruangan yang sangat presisi, bahkan untuk pemula.
Penerbangan yang mulus dan terkontrol memungkinkan untuk beberapa video yang sangat keren juga, karena banyak drone datang dengan kamera dan sistem gimbal mereka sendiri atau memungkinkan kamera aksi Anda dan gimbal ikut serta dalam perjalanan. Ini benar-benar menempatkan perspektif baru pada dunia Anda ketika Anda melihatnya dari RC drone Anda di video 4K yang jernih!

Dulu ketika seorang fotografer ingin mengambil sebuah foto lanskap pemandangan dari ketinggian, ia harus mendaki bukit atau gunung terlebih dahulu. Teknologi kamera Drone memberikan perspektif berbeda dalam dunia fotografi. Seorang fotografer pun kini tak perlu lagi menghabiskan waktu mendaki puncak untuk mendapatkan foto dari ketinggian Singkatnya, drone mampu memberikan perspektif baru di dunia fotografi. Bahkan fungsinya bisa menggantikan dan melampaui peran kamera konvensional yang selama ini digunakan oleh banyak fotografer.

Contoh-contoh Drone:
  • Solar Eagle

Drone ini dipakai pihak militer Amerika Serikat untuk keperluan komunikasi dan intelijen, dengan sumber tenaga yang berasal dari sinar matahari.
Gambar 2. Solar Eeagle
  • Predator

Drone ini digunakan sebagai pesawat bersenjata tanpa awak.
Drone jenis ini dimiliki oleh militer Amerika Serikat untuk memonitor daerah-daerah operasi militer dan juga daerah rawan yang dapat membahayakan stabilitas dan keamanan Negara.
Gambar 3. Predator
  • Copter

Drone ini biasanya dilengkapi dengan kamera untuk perekaman video dan keperluan fotografi.
Copter berdesain mirip seperti helicopter, dank arena ini jenis ini dinamakan Copter.
Gambar 4. Copter
  • Global Hawk

Drone ini juga biasa digunakan oleh pihak militer dan dipakai untuk keperluan pemantauan kerusakan pada reaktor nuklir.
Gambar 5. Global Hawk
  • Mini Drone

Drone jenis ini diperuntukkan hanya untuk mainan atau sekedar pemuas hobi saja untuk para kolektor dan dibanderol dengan harga yang murah.
Gambar 6. Mini Drone


Sumber:

2.2 Gaming dalam Penerapan Inovasi Sistem Informasi dan Teknologi Informasi serta Contohnya


Permainan video adalah permainan yang menggunakan interaksi dengan antarmuka pengguna melalui gambar yang dihasilkan oleh peranti video. Permainan video umumnya menyediakan sistem penghargaan – misalnya skor – yang dihitung berdasarkan tingkat keberhasilan yang dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas yang ada di dalam permainan.

Kata "video" pada "permainan video" pada awalnya merujuk pada peranti tampilan raster.[1] Namun dengan semakin dipakainya istilah "video game", kini kata permainan video dapat digunakan untuk menyebut permainan pada peranti tampilan apapun. Sistem elektronik yang digunakan untuk menjalankan permainan video disebut platform, contohnya adalah komputer pribadi dan konsol permainan.
Gambar 1. Berbagai macam konsol game

Sekitar 17 tahun yang lalu, perkembangan industry game di Indonesia dimulai dengan munculnya game konsol seperti Nintendo dan Playstation, Zaman itu pelaku industri game di Indonesia kebanyakan hanya sebagai distributor.

Setelah era game konsol, masuklah era game online, sekitar tahun 2000an. Di sini juga mulai bermunculan namanya publisher, yakni perusahaan atau individu yang memiliki hak ekslusif untuk menerbitkan atau memasarkan setiap judul game Salah satu game online yang cukup menyita perhatian pecinta game adalah Ragnarok Online. Developer alias pembuat game ini adalah Gravity Corporation, perusahaan game yang bermarkas di Korea Selatan, tetapi publishernya adalah PT Lyto Datarindo Fortuna (Indonesia).

Jika kita lihat, teknologi dalam perkembangan game sampai generasi sekarang semakin berkembang, banyak muncul game dengan kualitas tinggi. Dalam pembuatan game dibutuhkan programmer, designer, music composer, dll. Progammer sendiri bertugas untuk membuat logic dalam game, aspek grafis, kecerdasan buatan dalam game, membuat efek-efek seperti tumbukan, juga membuat game tools. Sedangkan designer bertugas untuk membuat konsep art dari game, membuat 2D dan 3D model, serta animasi / karakter dari game. Progammer bekerja dengan banyak penalaran (left brain) dan designer dengan feeling (right brain). Sedangkan untuk music composer bertugas untuk mengatur berbagai hal berkaitan dengan suara dalam game.

Beberapa teknologi pendukung pembuatan game yaitu game engine. Dimana untuk menjalankannya diperlukan sebuah entry point. Seperti pada C, entry point berupa fungsi main (). Biasanya program utama ini relatif pendek, jadi game engine merupakan mesin penggerak jalannya suatu program game. Ada banyak game engine yang dirancang untuk bekerja pada konsol ataupun operasi desktop seperti Windows. Dalam game engine terdapat fungsi-fungsi yaitu Rendering Engine, Physical Engine, Sound Script, Animation, Artificial Intelligence, Network, Streaming, Memory Management, dan Scene Graph. Elemen pada Game Engine seperti:
  • Tools untuk penulisan data seperti 3D model editor, level editor ataupun graphic design.
  • System untuk melakukan komunikasi dengan hardware dari game tersebut. Dalam system dilakukan inisialisasi, update, dan pengnonaktifkan sub system.
  • Konsol mempermudah untuk mengubah setting game atau setting game engine tanpa perlu melakukan restart pada game.
  • Support yang berisi berbagai rumus matematika seperti vector, matrix, memory manager, yang merupakan dasar dari game engine.
  • Game Interface merupakan perantara antara game engine dan game itu sendiri, sehingga memudahkan jika ingin dilakukan perubahan
  • Engine core yang berisi Visibility, Collision Detection dan Response, Camera, Static Geometry, Dynamic Geometry, Particle Systems, Billboarding, Meshes, Skybox, Lighting, Fogging, Vertex Shading, dan

Selain itu pendukung lainnya adalah game development tools yang merupakan software untuk membantu dan memfasilitasi pembuatan video game. Dengan ini, dapat membantu konversi pembuatan game seperti 3D model yang diperlukan untuk video game. Beberapa contoh game development tools yaitu RAD Game Tools, Java Game Development Tools, dan Garage. Ada juga Graphic Design Accelerometer yang berfungsi untuk mengukur ketepatan akselerasi grafis dalam game. Tentu mungkin masih banyak teknologi lain yang digunakan dalam pembuatan game. Dengan teknologi yang canggih tersebut terbentuk game yang baik pula, karena itu sebagai pengguna kita harus selalu dapat bertindak bijak dalam menggunakan game.

Teknologi gaming semakin berkembang. Contohnya Playstation Eye yang mendeteksi gerakan pemain, sama halnya seperti kinect. Lalu ada juga motion gesture, seperti Nintendo Wii, dan yang terakhir teknologi gaming yang terbaru itu ada virtual reality. Virtual reality diharapkan kedepannya bisa membawa pemain merasakan masuk kedalam game.


Sumber:

2.1 Teknologi Robot dalam Penerapan Inovasi Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Modern serta Contohnya

Kata “robot” diambil dari bahasa Ceko (Chech), yang memiliki arti “pekerja” (worker). Robot merupakan suatu perangkat mekanik yang mampu menjalankan tugas-tugas fisik, baik di bawah kendali dan pengawasan manusia, ataupun yang dijalankan dengan serangkaian program yang telah didefinisikan terlebih dahulu atau kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Jika sebelumnya robot hanya dioperasikan di laboratorium ataupun dimanfaatkan untuk kepentingan industri, di negara-negara maju perkembangan robot mengalami peningkatan yang tajam, saat ini robot telah digunakan sebagai alat untuk membantu pekerjaan manusia. Seiring dengan berkembangnya teknologi, khususnya teknologi elektronik, peran robot menjadi semakin penting tidak saja dibidang sains, tetapi juga di berbagai bidang lainnya, seperti di bidang kedokteran, pertanian, bahkan militer. Secara sadar atau tidak, saat ini robot telah “masuk” dalam kehidupan manusia sehari-hari dalam berbagai bentuk dan jenis. Ada jenis robot sederhana yang dirancang untuk melakukan kegiatan yang sederhana, mudah dan berulang-ulang, ataupun robot yang diciptakan khusus untuk melakukan sesuatu yang rumit, sehingga dapat berperilaku sangat kompleks dan secara otomatis dapat mengontrol dirinya sendiri sampai batas tertentu.
Gambar 1. Robot Humanoid

Robot-robot cerdas mulai berkembang pesat seiring berkembagnya komputer pada sekitar tahun 1950-an. Dengan semakin cepatnya kemampuan komputasi komputer dan semakin kecilnya ukuran fisiknya, maka robot-robot yang dibuat semakin memiliki kecerdasan yang cukup baik untuk melakukan pekerjan-pekerjan yang biasa dilakukan oleh manusia.
Pada awal diciptakaanya, komputer sebagai alat hitung saja, perkembangan algoritma pemrograman menjadikan komputer sebagai instrumentasi yang memiliki kemampuan-kemampuan seperti otak manusia. Artificial intelegent atau kecerdasan buatan adalah algoritma pemrograman yang membuat komputer memiliki kecerdasan seperti manusia yang mampu menalar, mengambil kesimpulan dan keputusan berdasarkan pengalaman yang dimiliki.
Sifat "dapat diprogram" hanyalah satu alasan yang menjelaskan fleksibilitas penggunaan robot. Jauh lebih penting ialah kesempatan prinsip yang terkait, bahwa robot dapat bereaksi dengan sesuatu lingkungan.
Sebagai syarat untuk itu, robot harus dilengkapi dengan sensor yang dapat membuatnya mengambil data yang diperlukan dari lingkungan sekitar untuk aksi tertentu. Robot robot yang tidak memiliki sensor sebagai "indera" harus di"ajari" cara bergerak dengan contoh pergerakan satu demi satu.
Program "pergerakan" yang ditimbulkan dengan cara ini kemudian direproduksi kontinyu. (Anton Mulyono,1990:3) Pembicaraan tentang robot sangat disukai oleh banyak orang mulai dari anak kecil sampai orang dewasa. Robot dibuat dengan tujuan untuk membantu tugas tugas yang susah dilakukan manusia.
Perkembangan tentang dunia robot saat ini sangatlah pesat, seperti robot industry dan robot service. Robot-robot ini sering digunakan untuk membantu proses produksi di pabrik-pabrik dalam proses kegiatan industrinya. Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, pembicaraan seputar robot tidak hanya seputar dunia industry namun sudah melingkup ke dunia yang lebih luas seperti dunia medis, pekerjaan rumah tangga, dan lain sebagainya.
Sebagai contoh pada pabrik pembuatan mobil, mobil-mobil yang dibuat tidak akan memiliki kepresisian yang tinggi jika proses pengerjaannya dilakukan oleh manusia, karena manusia memiliki rasa lelah jika bekerja secara terus menerus dan pada saat lelah ketelitian pekerjaan yang dilakukan dapat berkurang.
Lain halnya jika pekerjaan tersebut dilakukan oleh robot, mobil-mobil yang dibuat akan memiliki kepresisian cukup baik selain waktu yang diperlukan untuk proses pembuatan akan relatif lebih cepat jika pekerjaan tersebut dilakukan oleh tangan manusia.
Gambar 2. Robot Perakit Mobil

Contoh lain tim gegana yang bekerja menjinakan bom jika tidak berhati-hati maka bom bisa meledak dan melukai bahkan membunuhnya tetapi jika pekerjaan digantikan oleh robot, pekerjaan itu tidak terlalu berbahaya bagi manusia. Untuk itu, robot sangatlah berpengaruh bagi aktivitas atau kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup maupun membantu menyelesaikan suatu pekerjaan.
Gambar 3. Robot Gegana

Sumber:

Kamis, 24 Oktober 2019

2.4 Aplikasi Pengolahan Bahasa Alami dan Contohnya


Pengolahan Bahasa Alami (PBA) atau Natural Language Processing (NLP) merupakan cabang dari ilmu komputer dan linguistik yang membahas tentang interaksi antara bahasa manusia (bahasa alami) dan komputer. NLP juga sering disebut sebagai cabang dari kecerdasan buatan (Artificial Inteligence) dan memiliki kajian yang berhubungan dengan linguistik komputasional.
Sedikit melihat sejarahnya, pengolahan bahasa alami dimulai pada tahun 1950-an. Bapak ilmu komputer, Alan Turing, menerbitkan sebuah artikel. Di dalam artikel terkenalnya ini Alan Turing mengusulkan sebuah tes yang sekarang dikenal Turing Test. Sebuah tes yang akan mengukur kemampuan mesin (program komputer) untuk menunjukan kecerdasannya. Ilustrasinya, seorang juri (manusia) akan melakukan percakapan dengan manusia dan mesin yang melakukan tes tersebut. Peserta akan dipisahkan satu sama lain. Mesin tersebut akan dinyatakan lulus tes jika juri tidak bisa membedakan antara manusia dan mesin.
Tujuan dari bidang bahasa alami ini adalah untuk melakukan proses pembuatan model komputasi dari bahasa manusia, sehingga antara manusia dan komputer dapat melakukan interaksi dengan perantaranya bahasa alami. Sebuah sistem bahasa alami (Natural Language System) harus memperhatikan pengetahuan dari bahasa itu sendiri baik dari segi kata yang digunakan, apa arti dari sebuah kata, fungsi kata dari sebuah kalimat dan bagaimana dari kata-kata tersebut dapat membentuk sebuah kalimat.
Bahasa alami pada prinsipnya merupakan bentuk dari representasi suatu pesan yang ingin dikomunikasikan oleh antar manusia, bisa berupa suara atau ucapan tetapi juga bisa dalam bentuk tulisan.
Tingkatan Pengolahan Bahasa Alami
Secara singkat pengolahan bahasa alami (Natural Language Processing) mengenal beberapa tingkat pengolahan, yaitu:
1.    Fonetik dan Fonologi
Berhubungan dengan suara yang menghasilkan kata yang dapat dikenali. Bidang ini menjadi penting dalam proses aplikasi yang memakai metode speech based system.
2.    Morfologi
Pengetahuan tentang kata dan bentuknya dimanfaatkan untuk membedakan satu kata dengan lainnya. Pada tingkat ini juga dapat dipisahkan antara kata dan elemen lain seperti tanda baca. Sebagai contoh:
a.    kata going
  • going (word)
  •  go (root)
  • ing (suffix)

b.    kata understand
  • under(prefix)
  • stand(root)

3.    Sintaksis
Pemahaman tentang urutan kata dalam pembentukan kalimat dan hubungan antar kata tersebut dalam proses perubahan bentuk dari kalimat menjadi bentuk yang sistematis. Meliputi proses pengaturan tata letak suatu kata dalam kalimat akan membentuk kalimat yang dapat dikenali. Selain itu dapat pula dikenali bagian-bagian kalimat dalam suatu kalimat yang lebih besar.

4.    Semantik
Pemetaan bentuk struktur sintaksis dengan memanfaatkan tiap kata ke dalam bentuk yang lebih mendasar dan tidak tergantung struktur kalimat. Semantik mempelajari arti suatu kata dan bagaimana dari arti kata-kata tersebut membentuk suatu arti dari kalimat yang utuh. Dalam tingkatan ini belum tercakup konteks dari kalimat tersebut.

5.    Pragmatik
Pengetahuan pada tingkatan ini berkaitan dengan masing-masing konteks yang berbeda tergantung pada situasi dan tujuan pembuatan sistem.

6.    Discourse Knowledge
Melakukan pengenalan apakah suatu kalimat yang sudah dibaca dan dikenali sebelumnya akan mempengaruhi arti dari kalimat selanjutnya. Informasi ini penting diketahui untuk melakukan pengolahan arti terhadap kata ganti orang dan untuk mengartikan aspek sementara dari informasi.

7.    World Knowledge
Mencakup arti sebuah kata secara umum dan apakah ada arti khusus bagi suatu kata dalam suatu percakapan dengan konteks tertentu.
Definisi ini tidaklah bersifat kaku dan untuk setiap bentuk bahasa alami yang ada biasanya ada pendefinisian lagi yang lebih spesifik sesuai dengan karakter bahasa tersebut. Pada beberapa masalah mungkin hanya mengambil beberapa dari pendekatan tersebut bahkan mungkin ada yang melakukan tambahan proses sesuai dengan karakter dari bahasa yang digunakan dan sistem yang dibentuk.
Selain yang sudah disebutkan di atas masih ada lagi satu masalah yang cukup menantang dalam bahasa alami, yaitu ambiguitas atau makna ganda dari suatu kata atau kalimat. Dari satu masukan yang sama dapat menjadi beberapa arti yang berbeda dan masing-masing dapat bernilai benar tergantung pada keperluan pemakai. Hal ini dapat terjadi pada hampir semua tingkatan pendekatan di atas.

Pengolahan Bahasa Alami terdiri dari tiga bagian utama, yaitu:

1.    Parser
Suatu sistem yang mengambil kalimat input bahasa alami dan menguraikannya ke dalam beberapa bagian gramatikal (kata benda, kata kerja, kata sifat, dan lain-lain).

2.    Sistem Representasi Pengetahuan
Suatu sistem yang menganalisis output parser untuk menentukan maknanya.

3.    Output Translator
Suatu terjemahan yang merepresentasikan sistem pengetahuan dan melakukan langkah-langkah yang bisa berupa jawaban atas bahasa alami atau output khusus yang sesuai dengan program komputer lainnya.

Kategori Aplikasi Pengolahan Bahasa Alami
Teknologi Pengolahan Bahasa Alami atau Natural Language Processing (NLP) adalah teknologi yang memungkinkan untuk melakukan berbagai macam pemrosesan terhadap bahasa alami yang biasa digunakan oleh manusia. Sistem ini biasanya mempunyai masukan dan keluaran berupa bahasa tulisan (teks). NLP mempunyai aplikasi yang sangat luas.

Beberapa diantara berbagai kategori aplikasi NLP adalah sebagai berikut:

1.    Natural Language Translator
Translator dari satu bahasa alami ke bahasa alami lainnya, misalnya translator bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, bahasa Indonesia ke bahasa Jepang dan sebagainya. Translator bahasa alami bukan hanya kamus yang menerjemahkan kata per kata, tetapi harus juga mentranslasikan sintaks dari bahasa asal ke bahasa tujuannya.

2.    Translator Bahasa Alami ke Bahasa Buatan
Translator yang mengubah perintah-perintah dalam bahasa alami menjadi bahasa buatan yang dapat dieksekusi oleh mesin atau komputer. Sebagai contoh, translator yang memungkinkan kita memberikan perintah bahasa alami kepada komputer. Dengan sistem seperti ini, pengguna sistem dapat memberikan perintah dengan bahasa sehari-hari, misalnya, untuk menghapus semua file, pengguna cukup memberikan perintah “komputer, tolong hapus semua file!” Translator akan mentranslasikan perintah bahasa alami tersebut menjadi perintah bahasa formal yang dipahami oleh komputer, yaitu “dir *.* ”.

3.    Text Summarization
Suatu sistem yang dapat “membuat ringkasan” hal-hal yang penting dari suatu wacana yang diberikan.
Dalam dunia kecerdasan buatan pengolahan bahasa alami merupakan aplikasi terbesar setelah sistem pakar. Banyak para ahli Artificial Intelligence berpendapat bahwa bidang yang penting yang dapat dipecahkan oleh Artificial Intelligence adalah Pengolahan Bahasa Alami (Natural Language Processing).
Aplikasi Pengolahan Bahasa Alami
Secara umum, Jenis aplikasi yang bisa dibuat dalam bidang ilmu NLP terbagi dua, yaitu text-based application dan dialogue-based application.
Text-based application adalah segala macam aplikasi yang melakukan proses terhadap teks tertulis seperti misalnya dokumen, e-mail, buku, dan sebagainya.
Beberapa jenis aplikasi NLP yang berbasis teks:
1.    Programs for Classifying and Retrieving Documents by Content
Program yang mampu mengklasifikasi dan mengambil isi dari suatu dokumen berdasarkan kontennya. Seperti spam filtering (pemfilteran pesan sampah), language identification (identifikasi bahasa), dan lain-lain.

2.    Machine Translation
Program yang mampu mentranslasi kalimat baik berupa teks maupun suara dari satu bahasa alami ke bahasa lainnya. Contoh: Google Translate.
Dialogue-based application idealnya melibatkan bahasa lisan atau pengenalan suara, akan tetapi bisa juga memasukan interaksi dialog dengan mengetikkan teks pertanyaan melalui keyboard.
Beberapa jenis aplikasi NLP yang berbasis dialog:

1.    Intelligent Personal Assistant
Perangkat lunak yang mampu melakukan tugas-tugas dan jasa berdasarkan inputan dari pengguna, lokasi, dan memiliki kemampuan untuk mengakses informasi dari berbagai sumber online (seperti cuaca, keadaan lalu lintas, berita, saham, dll). Contohnya adalah Siri pada produk-produk Apple dan S-Voice pada produk-produk seluler Samsung.

2.    Chatbot
Chatbot adalah program komputer yang didesain untuk mensimulasikan sebuah percakapan cerdas dengan satu atau lebih pengguna manusia melalui inputan suara atau teks, utamanya digunakan untuk percakapan kecil. Contoh: Cleverbot, SimSimi, dan Begobet.


Sumber:

2.3 Pengertian dan Contoh Aplikasi Computer Vision


Computer vision adalah proses otomatis yang mengintegrasikan sejumlah besar proses untuk persepsi visual, seperti akuisisi citra, pengolahan citra, pengenalan dan membuat keputusan. Computer vision mencoba meniru bagaimana cara kerja sistem visual manusia (human vision) yang sebenarnya sangat kompleks.Objek dilihat oleh manusia dengan indra penglihatan/ mata. kemudian citra objek dilanjutkan ke otak untuk diinterpretasi sehingga manusia dapat mengerti objek apa yang terlihat dalam pandangan penglihatannya.
Computer Vision merupakan suau ilmu dalam mata kuliah teknik informatika yang memungkinkan sebuah komputer dapat “melihat” objek disekitarnya. Tujuan “melihat” ini nantinya komputer dapat menganalisis sendiri gambar di didepannya sehingga informasi tersebut dapat berubah menjadi perintah tertentu. Contohnya seperti cara kerja Scan QR. ketika kode Scan QR di deteksi oleh komputer (dalam hal ini merupakan smartphone), maka kode yang telah di scan pada komputer ini akan mengirimkan sebuah kode yang nantinya akan melaksanakan suatu perintah khusus. Bisa itu pembayaran, buka kunci, masuk dengan profil tertentu, dan lain-lain.
Fungsi dari computer Vision meliputi hal-hal berikut ini.
  • Mendapatkan informasi yang lebih jelas

Dengan menggunakan computer vision, kita sebagai pengguna dapat mengetahui objek yang lebih jelas. Contohnya saja penggunaan kamera. dengan menggunakan kamera kita dapat menangkap objek yang ditangkap oleh kamera menjadi lebih jelas. Bahkan dengan bantuan computer vision, kita dapat melihat objek -objek yang selama ini susah untuk dilihat menjadi lebih mudah.
  • Peningkatan kualitas gambar

Penggunaan computer vision juga membuat gambar yang kita ambil menggunakan kamera menjadi jauh lebih jernih. Hal tersebut dinamakan image processing. Dengan menggunakan sistem image processing ini, kemungkinan banyaknya noise yang ada pada gambar bisa lebih dikurangi.
  • Dapat menganalisis

Seperti yang sudah dicontohkan pada sistem scanner. Selain dapat menangkap gambar, komputer yang menggunakan sistem computer vision juga dapat menganalisis proses selanjutnya. Bisa itu untuk disimpan secara otomatis, ataupun mendapatkan perintah selanjutnya sesuai dengan keinginan.
  • Komputer dapat memahami objek

Dalam industri manufaktur, keberadaan computer vision sangat membantu proses produksi suau barang. dengan computer vision, komputer dapat memahami apa yang harus dilakukan tanpa harus melalui campur tangan manusia. Hal ini berkaitan dengan teknik Artificial Interlligent.

Penerapan Computer Vision
Pastinya penemuan computer vision ini memiliki manfaat yang nantinya sangat berguna untuk umat manusia. Berikut contoh peenerapan computer vision berdasarkan bidang.
  • Bidang Matematika

Computer vision memiliki hubungan dengan bidang matematika. terutama pada bagian statistik, geometri dan juga optimasi. Bagian-bagian dalam matematika tersebut sangat berhubungan dengan komputer. Hal ini berkaitan dengan kecepatan proses data agar tidak memakan waktu yang lama.
  • Bidang Kecerdasan Buatan

Sudah menjadi barang tentu jika penggunaan computer vision ini merupakan metode yang mendekati terciptanya sebuah kecerdasan buatan. Penerapannya sendiri sudah cukup banyak terjadi pada saat ini, yakni dibentuknya sebuah robot, absen sidik jari, scan foto, dan hal-hal lainnya. Dengan adanya kecerdasan buatan ini diharapkan dapat lebih banyak membantu manusia dalam kesehariannya terutama dari sisi kemudahan.
  • Bidang Industri

Saat ini di dalam bidang indutri merasakan manfaat perkembangan komputer. Contoh nyata manfaat komputer dalam bidang industri adalah penggunaan mesin dalam pembuatan barang-barang industri seperti mobil, motor, dan barang-barang lainnya. Selain itu, penggunaan komputer vision juga dapat membuat komputer dapat menyortir sebuah barang.
  • Bidang Kendaraan

Penggunaan komputer vision pada kendaraan saat ini mulai digunakan. Contohnya adalah pada saat melakukan parkir. apad kendaraan yang dibuat 5 tahun terakhir, sudah terapasang alat sensor yag digunakan saat parkir. Jadi kamu dapat mengetahui saat memundurkan mobil apakah ada benda keras di depan atau tidak. Jika mobil mendekati benda keras, maka alarm akan bunyi semakin kencang.
Begitu juga pada pesawat terbang. Beberapa pesawat terbang yang digunakan di dunia saat ini sudah menggunkaan sistem auto pilot. Yakni , pesawat dapat “bergerak” di udara tanpa plotnya sendiri ikut mengendalikan pesawat. Selain itu, sistem navigasi yang digunakan pada pesawat terbang juga menggunakan sistem komputer ini.
  • Bidang Medis

Penggunaan X-Ray,gambar Ultrasonik, dan juga gambar tomografi merupakan contoh adanya campur tangan komputer vision. Dengan adanya alat-alat tersebut, kini dokter dapat mengetahui apa penyakit yang ada di dalam tubuh manusia tanpa harus membedah tubuhnya.


Sumber:

2.2 Aplikasi Robotika dan Sistem Sensor


Robotika adalah satu cabang teknologi yang berhubungan dengan ayen, konstruksi, operasi, disposisi struktural, pembuatan, dan aplikasi dari robot.[1] Robotika terkait dengan ilmu pengetahuan bidang elektronika, mesin, mekanika, dan perangkat lunak komputer.[2] Pemikiran tentang pembuatan mesin yang dapat bekerja sendiri telah ada sejak Era Klasik, tetapi riset mengenai penggunaannya tidak berkembang secara berarti sampai abad ke-20 [3]. Kini, banyak robot melakukan pekerjaan yang berbahaya bagi manusia seperti menjinakkan bom, menjelajahi kapal karam, dan pertambangan. Proyek ini dijalankan langsung oleh si hidung besar Reza Harun.
Robotika juga bisa kita lihat pada robot tercerdas di dunia yang bernama Shopia. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara pernah mengajak Shopia berinteraksi dalam acara Youth Dialogue 2019 di Jakarta. Rudiantara menyebut Sophia tidak paham pertanyaan yang diajukan tentang kencan, karena pertanyaan itu tak di-script dan tak ada di Q-card (kartu pertanyaan). Rudiantara berkata itu adalah kelemahan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang menjadi otak robot. Robot pun tak mampu bertindak dan berpikir natural seperti manusia. Pekerjaan seperti standup comedian pun disebut aman dari kehadiran robot.
Sensor adalah sesuatu yang digunakan untuk mendeteksi adanya perubahan lingkungan fisik atau kimia. Variabel keluaran dari sensor yang diubah menjadi besaran listrik disebut Transduser.
Pada saat ini, sensor tersebut telah dibuat dengan ukuran sangat kecil dengan orde nanometer. Ukuran yang sangat kecil ini sangat memudahkan pemakaian dan menghemat energi.
  • Sensor gerak (PIR)

Sensor gerak atau PIR mempunyai dua bagian utama. Bagian yang pertama pemancar infrared, sedangkan bagian yang kedua yaitu penerima. Bila alat sensor ini ada yang melewatinyan bagian pemancar akan mengirim tanda atau sinyal ke bagian penerima. Selanjutnya, penerima akan memberi perintah pada alat lainnya. Misalnya membuka pintu atau mengeluarkan suara, tergantung system aplikasi yang diterapkan.
Contohnya: Pintu yang bisa membuka sendiri secara otomatis Jika ada yang lewat atau masuk maupun keluar. Alat sensor tersebut melakukan deteksi terhadap suatu gerakan yang disebut Namanya adalah PIR (Passive Infrared Sensor)
  • Sensor Ultrasonic

Sensor ultrasonik bekerja berdasarkan prinsip pantulan gelombang suara, dimana sensor ini menghasilkan gelombang suara yang kemudian menangkapnya kembali dengan perbedaan waktu sebagai dasar penginderaannya. Perbedaan waktu antara gelombang suara dipancarkan dengan ditangkapnya kembali gelombang suara tersebut adalah berbanding lurus dengan jarak atau tinggi objek yang memantulkannya. Jenis objek yang dapat diindera diantaranya adalah: objek padat, cair, butiran maupun tekstil.
Contohnya: Sensor ultrasonic banyak digunakan di berbagai perangkat pengukur jarak. sebagai contoh di dunia robotika sensor ini digunakan sebagai indra utama untuk navigasi robot. sebagai contoh tipe ultra sonic yang banyak digunakan adalah tipe SRF, dan PING pada perinsipnya sensor jarak ultra sonic menggunakan prinsip kerja yang sama, yaitu pngirim sinyal dan penerima sinyal (transmitter and receiver). sensor ini bekerja pada frequency 40 Khz.
  • Sensor LDR ( light dependent resistor )

Sensor LDR adalah sebuah sensor cahaya jenis photoconductive dimana jika cahaya yang masuk kedalam sensor tersebut semakin sedikit, maka resistansinya akan semakin besar demikian juga sebaliknya jika intensitas cahaya yang masuk semakin banyak maka resistansinya (hambatan) akan semakin sedikit, LDR dihitung dalam satuan ohm.
Prinsip Kerja Sensor LDR Prinsip kerja LDR itu sendiri adalah nilai resistansinya akan bertambah besar apabila tidak terkena cahaya (malam hari) dan akan berkurang resistansinya apabila terkena cahaya (siang hari), LDR ini umumnya digabungkan dengan beberapa transistor untuk membentuk rangkaian lampu otomatis atau rangkaian lainnya. Kelebihannya tak ada kode spesial untuk membaca nilai resistasi pada LDR ini. Contoh Aplikasi Sensor LDR Contoh Aplikasi LDR sebagai sensor cahaya diantaranya: Rangkaian alarm, indikator, counter (penghitung), fungsi potensiometer.


Sumber:

2.1 Contoh nyata Decision Support System (DSS) atau Sistem Penunjang Keputusan

Decision Support System (DSS) adalah Sistem Informasi berbasis Komputer yang menggunakan model keputusan dan database khusus untuk membantu proses pengambilan kepututsan bagi manajerial end user. DSS dapat membantu para manajer dalam pengambilan keputusan dengan cara mengamati lingkungan dalam perusahaan. Contoh: sebuah Aplikasi untuk menentukan kelayakan proposal kredit pada Bank Mandiri.
  • Penggunaan DSS pada TELKOM e-Service di dalam PT.TELKOM
Di dalam era persaingan yang ketat, rencana dalam jangka menengah dan panjang tidak lagi menarik karena tuntutan supply dan demand selalu bergeser dalam periode yang cepat. Decision Support System (DSS) sebagai metode pengambilan keputusan yang taktis untuk pengembangan fasilitas telekomunikasi diperlukan karena perubahan kriteria dan asumsi pendukung yang juga berubah dengan sangat cepat. Di dalam hal ini PT TELKOM membuat suatu aplikasi yang dapat dipergunakan untuk mempermudah PT. Telkom dalam pengambilan keputusan yang cepat dan akurat yang diambil berdasarkan data dan fakta yang berada di lapangan. Aplikasi yang menggunakan Telkom e-service akan membantu pengambilan keputusan karena hasilnya yang bersifat matematis. Sebagai kesimpulan, aplikasi ini akan dapat membantu evaluasi pemilihan pengembangan suatu jaringan akses yang tepat yang akan dikembangkan PT. Telkom, karena Telkom e-service berfungsi juga agar hubungan antara PT.Telkom dan customer terjalin. Dengan adanya Telkom e-service PT.Telkom dapat mengetahui saran-saran yang diberikan oleh customer untuk mengembangkan bisnisnya, apa saja yang harus dilakukan oleh system management PT.Telkom itu sendiri. Terutama saran tentang Telkom Speedy apakah itu melalui saluran wireless (Flexi) ataukah wireline (Direct Line Cable) . Dengan adanya DSS akhirnya PT.Telkom dapat cepat menanggapi keluhan-keluhan pelanggan dan pengambilan perusahaan pun akan lebih efektif dan efisien.
Sehingga dengan menggunakan DSS memberikan keuntungan bagi 2 pihak, baik dari segi PT.Telkom maupun dari segi customer. DSS memberikan keuntungan dari segi customer, karena dengan menggunakan DSS konsumen dapat menyampaikan keluhan-keluhan kepada PT.Telkom secara langsung. Sedangkan dari segi PT. Telkom DSS memberikan keuntungan yaitu, membuat konsumen lebih dengan PT.Telkom (RCM). Dan saran-saran serta keluhan yang diberikan oleh konsumendapat langsung ditanggapi secara tepat. Sehingga PT.Telkom dapat mengevaluasi kekurangan-kekurangan yang ada pada PT.Telkom.
  • DSS berbasis spreadsheet

DSS berbasis spreadsheet untuk menganalisis biaya penyelenggaraan pendidikan Manajemen lembaga pendidikan memerlukan alat bantu dalam perencanaan anggaran yang dapat mensimulasikan pengaruh kebijakan manajemen terhadap anggaran operasional, dan menghasilkan informasi keuangan untuk digunakan dalam menetapkan alternatif pemodelan anggaran yang akan diterapkan.
Sistem Pendukung Keputusan yang digunakan adalah DSS berbasis spreadsheet yang menggunakan kebijakan manajemen sebagai acuan untuk menentukan besaran komposisi anggaran operasional pendidikan dari tahun ke tahun dalam bentuk program Analisis Anggaran.
Manajemen dapat melakukan perubahan atas variabel-variabel kebijakan berupa jumlah mahasiswa, jumlah dosen, pertumbuhan kelas, pertumbuhan biaya yang mempengaruhi anggaran penerimaan dan pengeluaran pada menu proyeksi sehingga didapatkan anggaran proyeksi dari tahun ke tahun. Setiap efek perubahan atas variabel kebijakan akan divisualisasikan dalam bentuk grafik.
  • DSS untuk kelayakan proposal kredit Bank Rakyat Indonesia

Sekarang ini karena banyaknya perusahaan ataupun pengusaha yang mengajukan kredit ke Bank membuat bank tersebut harus lebih meningkatkan kualitas pelayanan terhadap nasabah.
Sebagai contoh : pemberian kredit Bank Rakyat Indonesia dimana BRI memberikan kredit kepada debitur tetapi melalui proses yang harus dilalui. Penyaluran kredit yang berhasil akan membawa keuntungan yang besar bagi bank. Oleh karenanya BRI harus benar-benar hati-hati dalam menyalurkan kreditnya. Sebelum menyalurkan kredit kepada seorang calon debitor, BRI harus menilai dulu kelayakan proposal kreditnya.
 Dengan adanya perkembangan teknologi komputer di bidang sistem informasi dirancanglah suatu Sistem Pendukung Keputusan Spesifik (Specific Decision Support Systems) SDSS yang dirancang dengan cara cepat (Quick Hit) dan pendekatan secara interaktif. Rancangan SDSS (Specific Decision Support Systems) ini menggunakan perangkat lunak Clipper 5.2 sebagai DSS Tools atau peralatan DSS-nya.
Berdasarkan hasil uji coba sistem, dapat disimpulkan bahwa aplikasi SDSS ini sangat membantu dan memudahkan pihak pengambil keputusan dalam tugasnya menilai kelayakan proposal kredit.

Sumber: