Senin, 28 Oktober 2019

2.4 Teknologi Smartphone dalam penerapan Inovasi Sistem Infromasi dan Teknologi Informasi Modern serta Contohnya

Gambar 1. Perkembangan Smartphone

Ponsel cerdas [butuh rujukan] atau smartphone adalah telepon genggam yang mempunyai kemampuan dengan pengunaan dan fungsi yang menyerupai komputer. Belum ada standar pabrik yang menentukan arti ponsel cerdas. Bagi beberapa orang, ponsel cerdas merupakan telepon yang bekerja menggunakan seluruh perangkat lunak sistem operasi yang menyediakan hubungan standar dan mendasar bagi pengembang aplikasi. Bagi yang lainnya, ponsel cerdas hanyalah merupakan sebuah telepon yang menyajikan fitur canggih seperti surel (surat elektronik), internet dan kemampuan membaca buku elektronik (e-book) atau terdapat papan ketik (baik sebagaimana jadi maupun dihubung keluar) dan penyambung VGA. Dengan kata lain, ponsel cerdas merupakan komputer kecil yang mempunyai kemampuan sebuah telepon.

Pertumbuhan permintaan akan alat canggih yang mudah dibawa ke mana-mana membuat kemajuan besar dalam pemroses, memori, layar, dan sistem operasi yang di luar dari jalur telepon genggam sejak beberapa tahun ini.

Kebanyakan alat yang dikategorikan sebagai ponsel cerdas menggunakan sistem operasi yang berbeda. Dalam hal fitur, kebanyakan ponsel cerdas mendukung sepenuhnya fasilitas surel dengan fungsi pengatur personal yang lengkap. Fungsi lainnya dapat menyertakan miniatur papan ketik QWERTY, layar sentuh atau D-pad, kamera, pengaturan daftar nama, penghitung kecepatan, navigasi peranti lunak dan keras, kemampuan membaca dokumen bisnis, pemutar musik, penjelajah foto dan melihat klip video, penjelajah internet, atau hanya sekadar akses aman untuk membuka surel perusahaan, seperti yang ditawarkan oleh BlackBerry. Fitur yang paling sering ditemukan dalam ponsel cerdas adalah kemampuannya menyimpan daftar nama sebanyak mungkin, tidak seperti telepon genggam biasa yang mempunyai batasan maksimum penyimpanan daftar nama.

Sistem operasi yang dapat ditemukan di ponsel cerdas adalah Symbian OS, iOS, RIM BlackBerry, Windows Mobile, Linux, Palm, WebOS, dan Android. Android dan WebOS dibuat oleh Linux, dan iOS dibuat oleh BSD dan sistem operasi NeXTSTEP berhubungan dengan Unix.

Di zaman sekarang ini smartphone sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari hari yang tidak bisa lepas dari diri kita meskipun cuma 10 meter. Perkembangan smartphone pun bukan hanya dari software-nya saja, namun juga dari segi hardware.
Manfaat yang kita dapatkan dari perkembangan teknologi smartphone sudah sangat terasa. Hanya dengan beberapa sentuhan kita dapat dengan mudah mengakses semua kecanggihan teknologi dari smartphone ini.

Teknologi Smartphone yang berkembang pesat:
  • Wearable Device

Gambar 2. Wearable Device

Wearable Device alias gadget yang dikenakan di tubuh menjadi semakin populer di 2019.
Yang kami maksud Wearable Device adalah kacamata, gelang, dan smartwatch. Semua bisa disinkron dengan smartphone.
Di akhir 2019, para ahli memprediksi bahwa lebih dari 125 juta perangkat Wearable Device akan diluncurkan ke pasar. Bandingkan dengan tahun 2015 yang hanya 50 juta.
  • Biometrics

Gambar 3. Biometrics

Teknologi yang berkembang selanjutnya adalah biometrics, yang lebih sering kita kenal sebagai sensor fingerprint atau face unlock.
Tapi biometric sebenarnya bukan hanya sensor fingerprint atau face unlock. Biometric berarti teknologi yang bisa mengenali manusia berdasarkan manusia itu sendiri. Beberapa contohnya adalah:
  1. sensor suara
  2. sensor wajah
  3. sensor tandatangan
  4. sensor sidik jari
Ambil contoh fingerprint atau biasa disebut dengan sensor sidik jari. Sensor ini memiliki bentuk seperti lempengan yang berukuran 0.01 inci. Sangat tipis bukan? Ia akan bekerja sebagai pemindai sidik jari pemilik smartphone yang akan melindungi data-data penting di dalamnya
  • Wireless Charger

Gambar 4. Wireless Charger

Teknologi terbaru dari charger smartphone adalah wireless charging. Dengan teknologi ini smartphone akan terlihat lebih keren dan canggih karena baru beberapa jenis smartphone saja yang memiliki fitur ini.
Wireless charging menggunakan medan magnet untuk transfer energi dari charger ke smartphone melalui induksi elektromagnetik. Tidak perlu colok lagi, kamu hanya perlu meletakkan smartphone di Charging Pad, dan baterai akan terisi.
Wireless charger merupakan salah satu teknologi smartphone yang sedang berkembang pesat. Dalam waktu dekat katanya wireless charger ini akan bisa digunakan pada semua jenis smartphone, baik itu Android maupun iPhone. Jadi, buat kamu yang penasaran dengan teknologi wireless charger ini jangan sampai ketinggalan untuk mencobanya ya!


Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar