Senin, 13 Januari 2020

4.2 Perbandingan dan Inovasi yang paling utama pada aplikasi transportasi online di Indonesia


Perbandingan Gojek dan Grab

  • Gojek

Layanan utama ojek online Go-Ride, Go-Jek juga menawarkan layanan lainya seperti :
  1. Go-Car
  2. Go-Send
  3. Go-Food
  4. Go-Mart
  5. Go-Busway
  6. Go-Tix
  7. Go-Box
  8. Go-Clean
  9. Go-Glam
  10. Go-Massage
  11. Go-Med
  12. Go-Auto

Dengan jumlah armada yang semakin banyak sekitar sekitar 220 ribu driver (per April 2016), Go-Jek menguasai pasar lokal dengan operasional yang mencakup hampir semua kota-kota besar di Indonesia. Layanan besutan Nadiem Makarim ini tersedia di berbagai wilayah di Indoneisa.
Hampir semua kota besar di seluruh Indonesia sudah terdapat armada Gijek ini. Seperti kota Jabodetabek, Bandung, Bali, Surabaya, Makassar, Palembang, Medan, Balikpapan, Yogyakarta, Semarang, Manado, Solo, Samarinda, Malang dan Batam.
Go-Jek memberlakukan jam sibuk atau rush hour yakni pada pagi hari 06.00 ~ 09.00 dan sore 16.00 ~ 19.00. Di jam ini, tarif akan lebih mahal sekitar Rp 5.000 dari jam normal.
Untuk menarik minat konsumen, Go-Jek merayu pelanggannya dengan menawarkan diskon tarif perjalanan 50% jika membayar dengan uang elektronik Go-Pay.
Sejauh ini, promosi tersebut masih berlaku hingga Januari 2019. Promosi ini juga dilakukan Go-Jek untuk mendorong lebih banyak orang beralih ke cashless experience alias non tunai.
Update dari potongan tarif jika menggunakan Go-Pay, ternyata di awal tahun 2019 ini mengalami penurunan. Dari pengalaman penulis potongan dengan menggunakan Go-Pay ini hanya sekitar Rp 2000 dari biaya sekitar Rp 50.000, jadi hanya dapat potongan sekitar 5%.
Berbicara pengalaman menggunakan aplikasi, sayangnya pada aplikasi Go-Jek masih kerap ditemui eror. Terkadang, orderan driver tersendat atau malah terjadi dobel order yang sering membingungkan pengguna dan driver.
Untuk komunikasi di antara driver dan penumpang, Go-Jek masih mengandalkan konektivitas selular.
Jadi, ini akan memakan pulsa tambahan di luar paket data internet ketika driver dan penumpang perlu menelepon atau SMS. Di sisi lain, hal ini memungkinkan nomor telepon penumpang bisa diketahui driver.
Catatan lainnya, pada awal aplikasi Go-Jek tidak dicantumkan plat nomor kendaraan driver, namun sekarang plat nomer armada sudah muncul di aplikasi. sehingga menyulitkan pengguna menemukan driver yang menjemput mereka.
Update aplikasi Go-Jek terbaru sudah menyertakan plat nomer Driver Go-Jek, walau masih sering penulis temui banyak pengemudi Gojek yang tidak membawa motor atau mobil yang sesuai dengan plat nomer yang terdaftar di dalam aplikasinya.
Gojek adalah salah satu produk asli Indonesia yang sekarang banyak diminati atau di aplikasikan di beberapa negara di Asia. Seperti Malaysia, Vietnam dan Thailand.
Di zaman yang semakin maju ini tentunya orang-orang menginginkan sesuatu yang anti ribet dan serba cepat seperti transportasi. Untuk memuaskan keinginan dari masyarakat saat ini, Gojek pun meluncurkan sebuah kampanye #GakPakeLama.

Melalui kampanye ini Gojek ingin mengenalkan tiga inovasi untuk layanan GoRide dan GoCar yaitu: panduan titik jemput, titik jemput dengan foto, serta fitur GoRide dan GoCar Instan.
Secara singkat ada beberapa fungsi dari masing-masing inovasi yang dihadirkan oleh Gojek. Ketiganya dapat diakses di layar pemesanan pada aplikasi Gojek versi terbaru:
Panduan titik jemput terdekat yang membantu pelanggan memesan layanan GoRide dan GoCar ketika berada di lokasi yang kurang familiar. Panduan ini merekomendasikan titik penjemputan Gojek yang mudah ditemukan mitra driver sehingga pelanggan tidak perlu mengetik alamat penjemputan secara manual.
Titik jemput dengan foto. Sekarang titik jemput untuk layanan GoRide dan GoCar di area keramaian seperti perkantoran, hotel dan pusat perbelanjaan sudah dilengkapi dengan foto sehingga mempermudah pelanggan dalam menemukan titik jemput yang dipilih.
GoRide dan GoCar Instan merupakan layanan pemesanan on-the-spot yang dilengkapi oleh solusi pengelolaan antrian sehingga mengurangi waktu tunggu pelanggan dan mengurai kemacetan di area pejemputan yng ramai seperti terminal angkutan umum.

  • Grab

Grab juga memiliki berbagai layanan yang sangat menarik. Saat ini Grab menawarkan tujuh layanan, yaitu:
  1. GrabBike
  2. GrabCar
  3. GrabHitch
  4. GrabExpress
  5. GrabFood
  6. GrabTaxi Promo
  7. GrabTaxi

Jumlah armadanya kurang lebih 250 ribu (data April 2016), namun angka itu mencakup penyebarannya di Asia Tenggara. Startup yang dipimpin Anthony Tan ini masih kalah dengan dominasi armada Go-Jek di pasar lokal.
Grab memang tak hanya fokus di Indonesia, melainkan mengincar pasar Asia Tenggara. Layanan ride sharing tersebut saat ini hadir di beberapa negara di Asia seperti Malaysia, Indonesia, Singapura, Thailand, Vietnam, Kamboja dan Filiphina.
Sebagai pesaing Go-Jek, Grab berupaya mengambil hati konsumen dengan memberikan berbagai diskon secara agresif. Grab kerap membuat kampanye tematik yang memasukkan kode tertentu untuk mendapatkan diskon, bahkan menggratiskan tarif perjalanan.
Sama seperti Go-Jek, Grab juga memberlakukan jam sibuk atau rush hour yakni pada pagi hari 06.00-09.00 dan sore 16.00-19.00. Di jam-jam ini, tarif otomatis akan lebih mahal sekitar Rp 5.000 dari jam normal.
Grab Masnya adalah salah satu kampanye promosi dari Grab yang merupakan kampanye promosi diskon Grab.
Beralih ke pengalaman menggunakan aplikasi, harus diakui aplikasi Grab relatif lebih smooth dan minim terjadi eror dibandingkan dengan Go-Jek. Nilai plusnya, Grab juga punya fitur chat dan panggilan telepon di dalam aplikasi.
Jadi, tidak perlu biaya tambahan (koneksi seluler) ketika harus menelepon atau SMS, karena berbasis data internet. Fitur komunikasi ini membuat driver maupun penumpang tidak saling tahu nomor telepon sehingga privasi lebih terjaga.
Grab juga mencantumkan plat nomor kendaraan si driver pada aplikasinya, sehingga memudahkan penumpang menemukan driver yang menjemput.
Di sisi lain, rata-rata driver Grab juga terbilang lebih disiplin menggunakan seragam sebagai salah satu tanda pengenalnya.
Inovasi pada Grab salah satunya adalah Free Call (VoIP) – Pernahkah Anda mengalami kejadian kehabisan pulsa saat ingin menghubungi mitra pengemudi? Atau perasaan khawatir jika nomor telepon pribadi Anda disalahgunakan setelah Anda menghubungi mereka? Sebagai kelanjutan dari fitur penyamaran nomor telepon yang menyembunyikan nomor telepon pribadi pelanggan dan mitra pengemudi, Anda kini dapat memilih “Free Call” yang akan memberikan Anda panggilan gratis dalam aplikasi Grab! Selain menjaga keamanan dan privasi, fitur ini juga akan memberikan kemudahan komunikasi setelah Anda memesan kendaraan Anda.

Sumber:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar