Perbandingan Gojek dan Grab
- Gojek
Layanan utama
ojek online Go-Ride, Go-Jek juga menawarkan layanan lainya seperti :
- Go-Car
- Go-Send
- Go-Food
- Go-Mart
- Go-Busway
- Go-Tix
- Go-Box
- Go-Clean
- Go-Glam
- Go-Massage
- Go-Med
- Go-Auto
Dengan jumlah
armada yang semakin banyak sekitar sekitar 220 ribu driver (per April 2016),
Go-Jek menguasai pasar lokal dengan operasional yang mencakup hampir semua
kota-kota besar di Indonesia. Layanan besutan Nadiem Makarim ini tersedia di
berbagai wilayah di Indoneisa.
Hampir semua
kota besar di seluruh Indonesia sudah terdapat armada Gijek ini. Seperti kota
Jabodetabek, Bandung, Bali, Surabaya, Makassar, Palembang, Medan, Balikpapan,
Yogyakarta, Semarang, Manado, Solo, Samarinda, Malang dan Batam.
Go-Jek
memberlakukan jam sibuk atau rush hour yakni pada pagi hari 06.00 ~ 09.00 dan
sore 16.00 ~ 19.00. Di jam ini, tarif akan lebih mahal sekitar Rp 5.000 dari
jam normal.
Untuk menarik
minat konsumen, Go-Jek merayu pelanggannya dengan menawarkan diskon tarif
perjalanan 50% jika membayar dengan uang elektronik Go-Pay.
Sejauh ini,
promosi tersebut masih berlaku hingga Januari 2019. Promosi ini juga dilakukan
Go-Jek untuk mendorong lebih banyak orang beralih ke cashless experience alias
non tunai.
Update dari
potongan tarif jika menggunakan Go-Pay, ternyata di awal tahun 2019 ini
mengalami penurunan. Dari pengalaman penulis potongan dengan menggunakan Go-Pay
ini hanya sekitar Rp 2000 dari biaya sekitar Rp 50.000, jadi hanya dapat
potongan sekitar 5%.
Berbicara
pengalaman menggunakan aplikasi, sayangnya pada aplikasi Go-Jek masih kerap
ditemui eror. Terkadang, orderan driver tersendat atau malah terjadi dobel
order yang sering membingungkan pengguna dan driver.
Untuk komunikasi
di antara driver dan penumpang, Go-Jek masih mengandalkan konektivitas selular.
Jadi, ini akan
memakan pulsa tambahan di luar paket data internet ketika driver dan penumpang
perlu menelepon atau SMS. Di sisi lain, hal ini memungkinkan nomor telepon
penumpang bisa diketahui driver.
Catatan lainnya,
pada awal aplikasi Go-Jek tidak dicantumkan plat nomor kendaraan driver, namun
sekarang plat nomer armada sudah muncul di aplikasi. sehingga menyulitkan
pengguna menemukan driver yang menjemput mereka.
Update aplikasi
Go-Jek terbaru sudah menyertakan plat nomer Driver Go-Jek, walau masih sering
penulis temui banyak pengemudi Gojek yang tidak membawa motor atau mobil yang
sesuai dengan plat nomer yang terdaftar di dalam aplikasinya.
Gojek adalah
salah satu produk asli Indonesia yang sekarang banyak diminati atau di
aplikasikan di beberapa negara di Asia. Seperti Malaysia, Vietnam dan Thailand.
Di zaman yang
semakin maju ini tentunya orang-orang menginginkan sesuatu yang anti ribet dan
serba cepat seperti transportasi. Untuk memuaskan keinginan dari masyarakat
saat ini, Gojek pun meluncurkan sebuah kampanye #GakPakeLama.
Melalui kampanye
ini Gojek ingin mengenalkan tiga inovasi untuk layanan GoRide dan GoCar yaitu:
panduan titik jemput, titik jemput dengan foto, serta fitur GoRide dan GoCar
Instan.
Secara singkat
ada beberapa fungsi dari masing-masing inovasi yang dihadirkan oleh Gojek.
Ketiganya dapat diakses di layar pemesanan pada aplikasi Gojek versi terbaru:
Panduan titik
jemput terdekat yang membantu pelanggan memesan layanan GoRide dan GoCar ketika
berada di lokasi yang kurang familiar. Panduan ini merekomendasikan titik
penjemputan Gojek yang mudah ditemukan mitra driver sehingga pelanggan tidak
perlu mengetik alamat penjemputan secara manual.
Titik jemput
dengan foto. Sekarang titik jemput untuk layanan GoRide dan GoCar di area
keramaian seperti perkantoran, hotel dan pusat perbelanjaan sudah dilengkapi
dengan foto sehingga mempermudah pelanggan dalam menemukan titik jemput yang
dipilih.
GoRide dan GoCar
Instan merupakan layanan pemesanan on-the-spot yang dilengkapi oleh solusi
pengelolaan antrian sehingga mengurangi waktu tunggu pelanggan dan mengurai
kemacetan di area pejemputan yng ramai seperti terminal angkutan umum.
- Grab
Grab juga
memiliki berbagai layanan yang sangat menarik. Saat ini Grab menawarkan tujuh
layanan, yaitu:
- GrabBike
- GrabCar
- GrabHitch
- GrabExpress
- GrabFood
- GrabTaxi Promo
- GrabTaxi
Jumlah armadanya
kurang lebih 250 ribu (data April 2016), namun angka itu mencakup penyebarannya
di Asia Tenggara. Startup yang dipimpin Anthony Tan ini masih kalah dengan
dominasi armada Go-Jek di pasar lokal.
Grab memang tak
hanya fokus di Indonesia, melainkan mengincar pasar Asia Tenggara. Layanan ride
sharing tersebut saat ini hadir di beberapa negara di Asia seperti Malaysia,
Indonesia, Singapura, Thailand, Vietnam, Kamboja dan Filiphina.
Sebagai pesaing
Go-Jek, Grab berupaya mengambil hati konsumen dengan memberikan berbagai diskon
secara agresif. Grab kerap membuat kampanye tematik yang memasukkan kode
tertentu untuk mendapatkan diskon, bahkan menggratiskan tarif perjalanan.
Sama seperti
Go-Jek, Grab juga memberlakukan jam sibuk atau rush hour yakni pada pagi hari
06.00-09.00 dan sore 16.00-19.00. Di jam-jam ini, tarif otomatis akan lebih
mahal sekitar Rp 5.000 dari jam normal.
Grab Masnya
adalah salah satu kampanye promosi dari Grab yang merupakan kampanye promosi
diskon Grab.
Beralih ke
pengalaman menggunakan aplikasi, harus diakui aplikasi Grab relatif lebih
smooth dan minim terjadi eror dibandingkan dengan Go-Jek. Nilai plusnya, Grab
juga punya fitur chat dan panggilan telepon di dalam aplikasi.
Jadi, tidak
perlu biaya tambahan (koneksi seluler) ketika harus menelepon atau SMS, karena
berbasis data internet. Fitur komunikasi ini membuat driver maupun penumpang
tidak saling tahu nomor telepon sehingga privasi lebih terjaga.
Grab juga
mencantumkan plat nomor kendaraan si driver pada aplikasinya, sehingga
memudahkan penumpang menemukan driver yang menjemput.
Di sisi lain,
rata-rata driver Grab juga terbilang lebih disiplin menggunakan seragam sebagai
salah satu tanda pengenalnya.
Inovasi pada
Grab salah satunya adalah Free Call (VoIP) – Pernahkah Anda mengalami kejadian
kehabisan pulsa saat ingin menghubungi mitra pengemudi? Atau perasaan khawatir jika
nomor telepon pribadi Anda disalahgunakan setelah Anda menghubungi mereka?
Sebagai kelanjutan dari fitur penyamaran nomor telepon yang menyembunyikan
nomor telepon pribadi pelanggan dan mitra pengemudi, Anda kini dapat memilih
“Free Call” yang akan memberikan Anda panggilan gratis dalam aplikasi Grab!
Selain menjaga keamanan dan privasi, fitur ini juga akan memberikan kemudahan
komunikasi setelah Anda memesan kendaraan Anda.
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar