Senin, 07 Juni 2010

Pengujian Object Oriented

Konsep dasar pemrograman berorientasi objek:

§ Kelas – kumpulan atas definisi data dan fungsi – fungsi dalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu.

§ Objek – membungkus data dan fungsi bersama menjadi suatu unit dalam sebuah program computer.

§ Abstraksi – kemampuan sebuah program untuk melewati aspek informasi yang diproses olehnya, yaitu kemampuan untuk memfokus pada inti.

§ Enkapsulasi – memastikan pengguna sebuah objek tidak dapat mengganti keadaan dalam dari sebuah objek dengan cara yang tidak layak; hanya metode dalam objek tersebut yang diberi ijin untuk mengakses keadaannya.

§ Polimorfisme melalui pengiriman pesan. Tidak tergantung pada pemanggilan subrutin. Bahasa orientasi objek dapat mengirim pesan; metode tertentu yang berhubungan dengan sebuah pengiriman pesan tergantung kepada objek tertentu dimana pesan tersebut dikirim.

§ Inheritas – mengatur polimorfisme dan enkapsulasi dengan mengijinkan objek didefinisikan dan diciptakan dengan jenis khusus dari objek yang sudah ada, objek – objek ini dapat membagi perilaku mereka tanpa harus mengimplementasi ulang perilaku tersebut.

Pengujian berorientasi objek:

· Komponen yang diuji adalah classobject.

· Lebih besar dibandingkan pengujian suatu function sehingga pendekatan white-box testing perlu diperluas.

· Tidak jelasnya ‘top’ suatu system untuk top-down integration dan testing.

Tingkatan pengujian:

a. Testing operations pada objects

b. Testing object classes

c. Testing clusters cooperating objects

d. Testing OO system secara lengkap

Pengujian class


Menguji terhadap semua operation yg ada dan perubahan atribut-atributnya.

Cluster testing


Cluster testing digunakan untuk test integrasi terhadap kooperatif object. Identifikasi clusters menggunakan knowledge operation objects dan system features yang diimplementasikan oleh cluster tersebut.

Object-interaction testing

Object class testing

Complete test yang menguji class melibatkan:

ü Testing semua operations suatu object

ü Setting dan interrogating semua attribute object

ü Menguji object untuk semua state (keadaan) yang mungkin

Inheritance akan mengakibatkan sulitnya perancangan object class tests seperti informasi yang diuji sulit dilokalisasi.



[sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Pemrograman_berorientasi_objek]

[sumber: http://nelly_sofi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/7736/Pengujian+Berorientasi+Objek]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar